Pangkalan Bun - Sungai Arut yang berada di tengah Kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) merupakan salah satu urat nadi perekonomian kabupaten yang berjulukan Bumi Marunting Batu Aji ini. Namun di balik itu ternyata sungai ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa, terutama pada malam hari.
WAHYU KRIDA, Pangkalan Bun Selain sebagai sarana mencari nafkah bagi warga Pangkalan Bun dan sekitarnya, Sungai Arut merupakan urat nadi transportasi. Karena itulah setiap hari lalu lintas perahu terlihat cukup sibuk. Ada speedboat, perahu motor kecil dan sedang berseliweran membelah sungai, sedang perahu besar tertambat di pelabuhan. Panjang sungai mencapai 250 kilometer dan dapat dilayari 100 kilometer.
Kedalaman sungai ini mencapai empat meter dan lebar 100 meter. Bagi wisatawan yang berniat menikmati suasana menyusuri Sungai Arut, bisa menggunakan jasa penarik getek yang banyak beroperasi dipingir sungai tetrsebut. Tarifnya bervariasi tergantung jauh dekatnya tujuan. Di kiri-kanan sungai, berdiri kokoh rumah-rumah penduduk.
kehidupan penduduk disekirar sungai tersebut tentunya sangat menarik wisatawan untuk melihat-lihat bahkan menjadikan objek foto human interest bagi penggemar fotograpi. Seperti yang dilakukan beberapa anggota Citra Kecubung Photography Community (CKPC) Sabtu (8/9) malam.(kaltengpost)
